Kimia medisinal 11

 Merkuri (Hg) merupakan logam berat yang memiliki nomer atom 80 dan terletak pada golongan 12, periode 6 pada sistem periodik. Sementara itu, kadmium (Cd) adalah logam berat bernomer atom 48, terletak pada golongan 12, periode 5 pada system periodik. Kedua logam tersebut banyak dimanfaatkan untuk keperluan industri, misalnya merkuri digunakan untuk pembuatan temperature air raksa, bahan dasar pembuatan amalgam gigi, bahan fingisida, dan lain-lain. Kadmium juga digunakan pada industri baterai, bahan pembuatan zat warna, electroplating, dan lain sebagainya.

https://youtu.be/PyW9C1V8c68

Komentar

  1. Pada jurnal yang penyaji lampirkan Heksokinase memiliki 4 isoform dan isoform IV dari heksokinase disebut sebagai enzim glukokinase. Bagaimana glukokinase bekerja? Mengapa Hg memiliki kemampuan untuk melepas elektron yang lebih besar dibanding Cd? Apakah Hg dan Cd dapat menghambat glikolisis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Glukokinase bekerja seperti heksokinase, yakni mengubah glukosa menjadi glukosa-6-fosfat di hepar.
      Hal ini dapat dijelaskan bahwa jari-jari Hg lebih besar daripada Cd, sehingga Hg memiliki kemampuan untuk melepas elektron yang lebih besar dibanding Cd. Pelepasan electron ini menyebabkan Hg lebih mudah berinteraksi dibandingkan Cd. Hal ini ditandai oleh banyaknya residu asam amino yang mengikat Hg dibanding Cd.
      Pada glikolisis, Cd banyak berinteraksi dengan residu asam glutamate dan residu histidine sedangkan Hg banyak berinteraksi dengan sistein pada enzim-enzim glikolisis. Dengan demikian, Hg dan Cd diprediksi dapat menghambat glikolisis.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metode farmakologi 6

Kimia medisinal 9